Postingan

Perlindungan Sipil dalam Konflik Bersenjata: Mengurai Larangan Serangan terhadap Infrastruktur Dasar dan Pengepungan dalam Protokol 1977

Gambar
Perlindungan Sipil dalam Konflik Bersenjata: Mengurai Larangan Serangan terhadap Infrastruktur Dasar dan Pengepungan dalam Protokol 1977 Dalam hiruk-pikuk peperangan, nyawa warga sipil kerap menjadi taruhan paling mahal. Seiring berkembangnya metode perang, hukum humaniter internasional berupaya membatasi dampak destruktif konflik bersenjata. Salah satu tonggak paling penting dalam upaya ini adalah Protokol Tambahan I Konvensi Jenewa tahun 1977, yang mengatur perlindungan korban konflik bersenjata internasional. Protokol ini tidak hanya memperkuat perlindungan terhadap warga sipil, tetapi juga secara tegas melarang serangan terhadap objek-objek vital yang menopang kehidupan masyarakat. Larangan tersebut secara spesifik diatur dalam Pasal 52 hingga 56, yang menempatkan infrastruktur dasar di luar batas sasaran militer yang sah. Selain itu, Pasal 54 secara eksplisit mengkriminalisasi praktik pengepungan yang bertujuan memutus pasokan makanan, air, dan obat-obatan—sebuah tinda...

Filosofi Sunda · Bahasa & Sastra · Adat & Upacara

Gambar
HERITAGE BUDAYA SUNDA  Filosofi · Bahasa & Sastra · Adat & Upacara ✦  ✦  ✦ Dokumen Komprehensif · Maret 2026 Berdasarkan riset akademik, etnografi, dan sumber budaya terpercaya "Sunda itu cahaya. Nama itu bermakna bersih, terang, putih bersih. Menjadi orang Sunda berarti membawa cahaya dalam setiap tindakan."— Etimologi: Cuddha (Sansekerta) → Sunda — 'yang bersih, yang bercahaya' PENGANTAR: SIAPA ORANG SUNDA? Suku Sunda adalah kelompok etnis terbesar kedua di Indonesia, mendiami sebagian besar wilayah Jawa Barat, Banten, dan sebagian Jawa Tengah yang secara kolektif disebut Tatar Sunda atau Tanah Pasundan. Dengan lebih dari 36 juta penutur aktif bahasa Sunda — menjadikannya bahasa daerah dengan penutur terbanyak kedua di Indonesia setelah bahasa Jawa — kebudayaan Sunda adalah salah satu tradisi budaya besar Nusantara. Peradaban Sunda tercatat sejak Kerajaan Salakanagara (sekitar 130 Masehi), berlanjut melalui Kerajaan Tarumanagara, Kerajaan Sunda, ...

Disiplin Ilmu yang Diakui Secara Universal dan Perannya Dalam Klasifikasi Bahasa UNESCO : Kajian Metodologis dan Epistemologis

UNIVERSALITAS LINGUISTIK HISTORIS KOMPARATIF: Disiplin Ilmu yang Diakui Secara Universal dan Perannyad Dalam Klasifikasi Bahasa UNESCO : Kajian Metodologis dan Epistemologis   Artikel Ilmiah | Linguistik | 2024 ABSTRAK Artikel ini mengkaji prinsip universalitas dalam linguistik historis komparatif sebagai disiplin ilmu yang telah mendapatkan pengakuan luas dari komunitas akademik internasional. Dengan menerapkan metode rekonstruksi proto-bahasa, analisis korespondensi bunyi sistematis, dan perbandingan leksikostatistik, linguistik historis komparatif telah membuktikan dirinya sebagai perangkat metodologis yang sahih dan andal untuk memetakan kekerabatan bahasa-bahasa di dunia. UNESCO, sebagai badan otoritatif internasional, telah mengadopsi pendekatan ini dalam klasifikasi dan dokumentasi bahasa-bahasa yang terancam punah maupun bahasa-bahasa mayor di seluruh dunia. Artikel ini menyajikan landasan epistemologis, bukti-bukti metodologis, dan kutipan para ahli terkemuka yang menguatk...

EMANSIPASI PEREMPUAN DAN KESETARAAN GENDER GLOBAL :

Gambar
🌺  ARTIKEL KOMPREHENSIF  🌺 EMANSIPASI PEREMPUAN DAN KESETARAAN GENDER GLOBAL : Perjuangan, Pencapaian, dan Tantangan di Era Modern Diterbitkan dalam rangka Hari Perempuan Internasional 8 Maret 2025 I. PENDAHULUAN: SUARA YANG TAK BISA DIBUNGKAM Sejarah peradaban manusia adalah sejarah perjuangan — dan di antara semua perjuangan yang pernah ada, perjuangan perempuan untuk meraih hak, martabat, dan kesetaraan adalah salah satu yang paling gigih, paling lama, dan paling bermakna. Dari gerakan sufragis di akhir abad ke-19 hingga gelombang feminisme kontemporer yang mengguncang dunia digital, suara perempuan terus bergema melintasi waktu dan batas negara. Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret bukan sekadar perayaan seremonial. Ia adalah pengingat kolektif bahwa emansipasi perempuan adalah fondasi dari masyarakat yang sehat, adil, dan berkelanjutan. Data OECD 2025 menunjukkan bahwa rata-rata keterwakilan perempuan di parlemen negara-negara OECD ha...

Rohmandar Asep: Akademisi Lintas Disiplin yang Menghubungkan Pendidikan, Ekonomi dan Politik

Gambar
Rohmandar Asep: Akademisi Lintas Disiplin yang Menghubungkan Pendidikan, Ekonomi dan Politik Kiprah Rohmandar Asep dikenal sebagai akademisi yang aktif menulis di bidang pendidikan, politik, dan hukum konstitusi. Ia tidak hanya menyoroti tata kelola pendidikan, tetapi juga berani mengangkat isu-isu besar seperti kartel politik dan reformasi UUD 1945. Kiprahnya menunjukkan sosok peneliti yang lintas disiplin, berusaha menjembatani dunia pendidikan dengan dinamika politik dan hukum di Indonesia. Gambar Dibawah Fhoto Dibuat AI Tiktok.  Karya Penting Beberapa karya yang menonjol antara lain: 1.Tata Kelola Pendidikan yang Baik (2025), membahas bagaimana manajemen pendidikan yang profesional dapat meningkatkan kualitas sekolah menengah.   2. Identifikasi Kartel Politik dan Kolusi di Indonesia (2025) – mengupas fenomena oligarki politik pasca-Reformasi 1998.   3. Peran Masyarakat Sipil dalam Amandemen UUD 1945 (2025) – menekankan pentingnya civil society da...

Konsep "Ekonomi Teonomik-Humanistik" (Theonomic–Humanistic Economy)

Gambar
  Konsepsi "Ekonomi Teonomik-Humanistik" (Theonomic–Humanistic Economy)                                                                                                                                   By A. Rohmandar                                                                                                                            Konsep "Ekonomi...